Wednesday, July 30, 2008

Respon: Bagaimana memenangi hati mad’u dan keseqahannya 3?

Assalamu'alaikum wbth,

Teknik bersalam amat penting bagi kita membina jambatan hati dengan mad’u kita. Hal ini tidak boleh dipandang ringan oleh kita semua.

Berjabat tangan bukan sekadar gerakan tangan yang diwarisi secara turun-temurun, tetapi mempunyai makna dan rasa yang dipengaruhi oleh perbedaan hubungan dan kehendak. Tangan adalah alat yang sangat peka. la dapat menerima dan mengirim isyarat-isyarat yang tampak pada wajah atau yang tersimpan dalam hati. Berjabat tangan dapat mengukur jarak antara dua hati. Ada orang yang berjabat tangan hanya untuk suka-suka, ada pula orang yang berjabat tangan hanya sekadar menyentuh. Ada orang yang berjabat tangan, sementara wajahnya tidak mengarah pada orang yang di hadapan-nya, ada pula orang yang berjabat tangan disertai dengan tatapan mata yang sejuk.

Sebagai da’i, kita perlu membaiki teknik bersalam dengan orang ramai dan kita mengikut panduan yang diajar oleh Ar Rasul SAW.

Berjabat tangan dapat menghapus dosa-dosa. Diriwayatkan dari Al-Barra' ra., ia berkata, Rasulullah saw. ber-sabda, "Tidaklah seorang muslim yang bertemu dulu berjabat tangan, kecuali bagi mereka ampunan sebelum mereka berpisah."

Diriwayatkan bahwa jika Rasul menjabat tangan seseorang, beliau tidak melepaskan tangan beliau sehinggalah orang itulah yang melepaskannya.


Kesimpulan:
Sama-samalah kita membaiki tatasusila bersalam kita dengan orang ramai dan mad’u kita. Semoga dengan itu banyak jambatan hati yang dapat terbina.

Sunday, July 27, 2008

Respon: Bagaimana memenangi hati mad’u dan keseqahannya 2?

Salam,

Saudara antara tip kedua yang boleh dilakukan untuk memenangai hati mad’u ialah: MEMBERI DAN MENJAWAB SALAM.


Kebanyakan dari peraturan Islam boleh membantu usaha memenangi kasih ini. Berikut adalah sebahagian darinya: Memberi dan menjawab salam.

Salam adalah satu cara yang sangat baik untuk menuju hati orangramai terutamanya bila kita menjawab lebih dari salam yang diberi. Jika dijawab dengan wa'alaikumussalam, diberi 10 kebaikan; jika ditambah lagi dengan warahmatullah, diberi 20 kebaikan dan jika disambung dengan wabarakatuh pula, mendapat 30 kebaikan.

Dari Abu Hurairah ra., ia berkata bahwa Rasul bersabda,

"Kamu tidak akan masuk surga hingga kamu beriman, dan kamu tidak beriman hingga kamu saling mencintai (karena Allah). Apakah kamu mau jika aku tunjukkan pada satu perkara jika kamu kerjakan perkara itu maka kamu akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kamu!"
(HR. Muslim)

Memberi dan menjawab salam adalah satu jalan untuk memulakan persahabatan. Rasulullah saw telah bersabda,

"Hak seorang Muslim ke atas Muslim yang lain adalah 5 perkara: menjawab salam, menziarahi pesakit, mengikuti jenazah, menerima undangan dan mengucapkan rahmat ke atas Orang yang bersin."

Semua perkara yang disebut itu, jika dibuat akan benar-benar mengukuhkan hubungan.

KESIMPULAN

Ayuh kita memberi & sampaikan salam kepada mereka yang kita kenal dan tidak kenal. Semoga dengan itu kasih sayang akan terpaut. Sunnah ini perlu kita hidupkan di tempat kita belajar, di tempat kerja, di sekitar tempat tinggal kita, bahkan di mana sahaja kita berada. Dengan memberi salam dan menjawab salam kerana Allah SWT, barulah ikatan ukhuwwah akan terbina dan kasih saying akan terbina dengan mad’u kita.



`Jika Allah SWT memberi hidayah kepada seorang lelaki lantaran anda, itu lebih baik bagimu daripada apa yang disinari matahari' HR At Tobrani